Praktikum Dasar Teknik Kimia I

.:: PRAKTIKUM DASAR TEKNIK KIMIA I ::.


REDOKS (A)

1.      Nickhun dan Teacyeon adalah dua mahasiswa Teknik Kimia yg ganteng di Universitas Seoul. Nickhun adalah anak yg pintar dan rajin sedangkan Taecyeon anak yang bandel tapi gaul. Mereka selalu bersaing menjadi mahasiswa paling populer di kampusnya.

Saat Nickhun sedang melakukan ujian praktikum iodo-iodimetri, Taecyeon diam-diam mengintip. Nickhun membutuhkan 10,5 mL Na2S2O3 untuk standarisasi dgn 10 mL K2Cr2O7 0,01 N. Nickhun mengambil 10 mL sampel lalu ditambah KI 12 mL.

Saat akan dititrasi, Nickhun merasa ingin buang air kecil. Saat ia sedang di kamar mandi, Taecyeon mengendap-endap masuk dan menumpahkan 10 mL dari larutan yang akan dititrasi tersebut. Ia pun mengganti dengan 10 mL aquadest.

Saat Nickhun kembali dan melanjutkan titrasi, ternyata titran yang dibutuhkan hanya 10 mL. Pada saat acc data, ia merasa kecewa karena % errornya 25% lebih besar dari kadar asli dan ia tidak lulus ujian. Nickhun pun mendapat tugas dari asisten redoks. Bantulah Nickhun :

       a.       Mecari kadar asli sampel! (20)

       b.      Menulis reaksi iodo-iodimetri dengan benar! (20)

       c.       Menggambarkan lapisan amilum dan menjelaskan bagian yang digunakan sebagai indikator beserta alasannya! (20)

       d.      Menjelaskan mengapa penambahan indicator amilum sesaat sebelum TAT! (20)

2.      Carilah referensi mengenai aplikasi analisa permanganometri dalam industri! (20)


Sertakan referensi yang menunjang untuk setiap pertanyaan.


Referensi untuk setiap anggota dalam satu kelompok tidak boleh sama satu sama lain.

Referensi antara kelompok yang satu dengan kelompok yang lain tidak boleh sama.

REDOKS (B)

1.      Pada analisa kadar Cu2+ dengan metode iodometri, dilakukan standarisasi Na2S2O3 dengan 10 mL K2Cr2O7 membutuhkan Na2S2O3 sebanyak 13,7 mL. kemudian 10 mL sampel dititrasi dengan Na2S2O3 membutuhkan 15,4 mL. ternyata diperoleh % error 10 % lebih besar dari kadar asli.

a.       Hitunglah berapa kadar asli sampel! (25)

b.      Berapa kebutuhan Na2S2O3  sebenarnya saat standarisasi jika % kesalahan diasumsikan disebabkan oleh kesalahan standarisasi saja? (25)

c.       Sebut dan jelaskan perbedaan analisa iodometri dengan iodimetri! (25)

2.      Carilah referensi mengenai aplikasi analisa permanganometri dalam industri! (25)


Sertakan referensi yang menunjang untuk setiap pertanyaan.

Referensi untuk setiap anggota dalam satu kelompok tidak boleh sama satu sama lain.

Referensi antara kelompok yang satu dengan kelompok yang lain tidak boleh sama.


REDOKS (C)

1.      Nickhun dan Teacyeon adalah dua mahasiswa Teknik Kimia yg ganteng di Universitas Seoul. Nickhun adalah anak yg pintar dan rajin sedangkan Taecyeon anak yang bandel tapi gaul. Mereka selalu bersaing menjadi mahasiswa paling populer di kampusnya. Taecyeon sering mengganggu Nickhun saat praktikum secara diam-diam.

Pada kesempatan lain, saat Taecyeon sedang ujian praktikum permanganometri, Nickhun melakukan hal yang sama. Ia mengencerkan sampel Taecyeon sehingga % error Taecyeon 21% lebih kecil dari kadar asli. Sedangkan Nickhun mendapat kadar Fe 280 mgr, sekaligus mendapat nilai praktikum sempurna karena mengintip buku sampel milik asisten redoks. Jika menurut asisten semua kesalahan diasumsikan Karena ada Fe3+ yang tidak tereduksi mendjadi Fe2+, bantulah Taecyeon menghitung:

a.       Jumlah Fe3+ yang tidak membentuk Fe2+ (25)

b.      Jika kMnO4 yang digunakan 3,9 mL dan praktikum dilakukan sesuai prosedur, berapa normalitas KMnO4 (25)

c.       Tuliskan mekanisme reaksi permanganometri! (25)

2.      Carilah referensi mengenai aplikasi analisa iodo-iodimetri dalam industri! (25)


Sertakan referensi yang menunjang untuk setiap pertanyaan.

Referensi untuk setiap anggota dalam satu kelompok tidak boleh sama satu sama lain.

Referensi antara kelompok yang satu dengan kelompok yang lain tidak boleh sama.


REDOKS (D)

1.      Waka waka baru saja pulang dari Afrika Selatan setelah menonton Piala Dunia 2010. Ia membolos praktikum materi redoks demi menonton idolanya, David Villa, berlaga di benua hitam itu. Akibatnya, ia harus mengikuti susulan praktikum seorang diri. Waka waka melakukan standarisasi Na2S2O3  dengan 10 mL K2Cr2O7 0,01 N + KI excess 0,1 N pada suasana asam. Saat dititrasi dengan Na2S2O3  membutuhkan 11,5 mL. Sebenarnya Waka waka masih bingung, apa sebenarnya tujuan standarisasi dan penambahan KI excess? Bantulah Waka waka menjawab pertanyaan batin nya tersebut! (20)

Asisten yang mendampingi Waka waka saat praktikum tampak heran melihat Waka waka yang termenung karena memikirkan pertanyaan tadi. Asisten pun bertanya berapa kebutuhan KI 0,1 N excess minial untuk mencegah terjadinya kesalahan? Waka waka semakin bimbang karena tidak tahu. Bantulah Waka waka menjawab pertanyaan itu! (20)

Praktikum pun dilanjutkan.

Untuk menentukan kadar Cu2+ ternyata dibutuhkan 4,8 mL Na2S2O3. Volume sampel yang dititrasi 10 mL.

Hitunglah kadar Cu2+ yang ditemukan Waka waka! (20)

Jika mol I2 yang menguap 0,00112 mmol, hitunglah kadar sampel asli dan % error yang didapat Waka waka! (20)

2.      Carilah referensi mengenai aplikasi analisa permanganometri dalam industri! (20)


Sertakan referensi yang menunjang untuk setiap pertanyaan.


Referensi untuk setiap anggota dalam satu kelompok tidak boleh sama satu sama lain.

Referensi antara kelompok yang satu dengan kelompok yang lain tidak boleh sama.

    Post Comment